Mar
21
    
Posted (Lia) in Doaku on Maret-21-2009

13 ????

mungkin ada beberapa orang yang menganggap angka ini adalah angka sial

tapi tidak bagiku

angka 13 buat aku dan suamiku adalah angka yang punya arti khusus

13 Januari 2009…

hari dimana semua cerita tentang kami dimulai sampai akhirnya kami ada di tahap sekarang ini

13 Maret 2009….

menjadi hari yang mungkin semua perempuan menantikan hari ini

dimana dua keluarga bertemu untuk merencanakan hari besar kami

alhamdulilah…

Y Allah…

terima kasih…

Engkau mudahkan semuanya..

Engkau mudahkan jalan kami berdua untuk melangkah ke kehidupan baru yang kami yakin akn jauh lebih indah

semoga kemudahan ini masih akan terus berlangsung sampai hari besar kami nanti

bahkan setelahnya… setelah kami berikrar untuk sehidup semati

semoga Engkau benar-benar mencatatkan laki-laki ini ditakdirku untuk menjadi imam yang pertama dan terakhir bagiku…

amin



 
Mar
15
    
Posted (Lia) in Bacaan Tuk Direnungkan on Maret-15-2009

Bertengkar adalah phenomena yang sulit dihindari dalam kehidupan berumah tangga, kalau ada seseorang berkata: “Saya tidak pernah bertengkar dengan isteri saya !” Kemungkinannya dua, boleh jadi dia belum beristeri, atau ia tengah berdusta. Yang jelas kita perlu menikmati saat-saat bertengkar itu, sebagaimana lebih menikmati lagi saat saat tidak bertengkar. Bertengkar itu sebenarnya sebuah keadaan diskusi, hanya saja dihantarkan dalam muatan emosi tingkat tinggi.

Kalau tahu etikanya, dalam bertengkarpun kita bias mereguk hikmah, betapa tidak, justru dalam pertengkaran, setiap kata yang terucap mengandung muatan perasaan yang sangat dalam, yang mencuat dengan desakan energi yang tinggi, pesan pesannya terasa kental, lebih mudah dicerna ketimbang basa basi tanpa emosi.

Tulisan ini murni non politik, jadi tolong jangan tergesa-gesa membacanya. Bacalah dengan sabar, lalu renungi dengan baik, setelah itu…terapkan dalam keseharian kita…….setuju friend’s???

…..Suatu ketika seseorang berbincang dengan orang yang akan menjadi teman hidupnya, dan salah satunya bertanya; apakah ia bersedia berbagi masa depan dengannya, dan jawabannya tepat seperti yang diharap.

Mereka mulai membicarakan : seperti apa suasana rumah tangga ke depan. Salah satu diantaranya adalah tentang apa yang harus dilakukan kala mereka bertengkar. Dari beberapa perbincangan hingga waktu yang mematangkannya, tibalah mereka pada sebuah Memorandum of Understanding, bahwa kalaupun harus bertengkar, maka :


1. Kalau bertengkar tidak boleh berjama’ah Cukup seorang saja yang marah-marah, yang terlambat mengirim sinyal nada tinggi harus menunggu sampai yang satu reda.

Untuk urusan marah pantang berjama’ah, seorangpun sudah cukup membuat rumah jadi meriah. Ketika seorang marah dan saya mau menyela, segera ia berkata “STOP” ini giliran saya ! Saya harus diam sambil istighfar. Sambil menahan senyum saya berkata dalam hati : “kamu makin cantik kalau marah,makin energik …” Dan dengan diam itupun saya merasa telah beramal sholeh, telah menjadi jalan bagi tersalurkannya luapan perasaan hati yang dikasihi… “duh kekasih .. bicaralah terus, kalau dengan itu hatimu menjadi lega, maka dipadang kelegaan perasaanmu itu aku menunggu ….”

Demikian juga kalau pas kena giliran saya “yang olah raga otot muka”, saya menganggap bahwa distorsi hati, nanah dari jiwa yang tersinggung adalah sampah, ia harus segera dibuang agar tak menebar kuman, dan saya tidak berani marah sama siapa siapa kecuali pada isteri saya

Maka kini giliran dia yang harus bersedia jadi keranjang sampah. Pokoknya khusus untuk marah, memang tidak harus berjama’ah, sebab ada sesuatu yang lebih baik untuk dilakukan secara berjama’ah selain marah

2. Marahlah untuk persoalan itu saja, jangan ungkit yang telah terlipat masa (maksudnya masa lalu kita)

Siapapun kalau diungkit kesalahan masa lalunya, pasti terpojok, sebab masa silam adalah bagian dari sejarah dirinya yang tidak bisa ia ubah. Siapapun tidak akan suka dinilai dengan masa lalunya. Sebab harapan terbentang mulai hari ini hingga ke depan. Dalam bertengkar pun kita perlu menjaga harapan dan bukan menghancurkannya.

Sebab pertengkaran di antara orang yang masih mempunyai harapan, hanyalah sebuah foreplay, sedang pertengkaran dua hati yang patah asa, menghancurkan peradaban cinta yang telah sedemikian mahal dibangunnya.

Kalau saya terlambat pulang dan ia marah,maka kemarahan atas keterlambatan itu sekeras apapun kecamannya, adalah “ungkapan rindu yang keras”. Tapi bila itu dikaitkan dgn seluruh keterlambatan saya, minggu lalu,awal bulan kemarin dan dua bulan lalu, maka itu membuat saya terpuruk jatuh.

Bila teh yang disajinya tidak manis (saya termasuk penimbun gula), sepedas apapun saya marah,maka itu adalah “harapan ingin disayangi lebih tinggi”. Tapi kalau itu dihubungkan dgn kesalahannya kemarin dan tiga hari lewat,plus tuduhan “Sudah tidak suka lagi ya dengan saya”, maka saya telah menjepitnya dengan hari yang telah pergi, saya menguburnya di masa lalu, ups saya telah membunuhnya, membunuh cintanya.

Padahal kalau cintanya mati, saya juga yang susah … OK, marahlah tapi untuk kesalahan semasa, saya tidak hidup di minggu lalu, dan ia pun milik hari ini.

3. Kalau marah jangan bawa-bawa keluarga

Saya dengan isteri saya terikat baru beberapa masa, tapi saya dengan ibu dan bapak saya hampir berkali lipat lebih panjang dari itu, demikian juga ia dan kakak serta pamannya. Dan konsep Quran, seseorang itu tidak menanggung kesalahan fihak lain (QS.53:38-40).

Saya tidak akan terpantik marah bila cuma saya yang dimarahi, tapi kalau ibu saya diajak serta, jangan coba coba. Begitupun dia, semenjak saya menikahinya, saya telah belajar mengabaikan siapapun di dunia ini selain dia, karenanya mengapa harus bawa bawa barang lain ke kancah “awal cinta yang panas ini”.

Kata ayah saya : “Teman seribu masih kurang, musuh satu terlalu banyak”. Memarahi orang yang mencintai saya, lebih mudah dicari ma’afnya dari pada ngambek pada yang tidak mengenal hati dan diri saya..”. Dunia sudah diambang pertempuran, tidak usyah ditambah tambah dengan memusuhi mertua!

4. Kalau marah jangan di depan anak-anak, Anak kita adalah buah cinta kasih, bukan buah kemarahan dan kebencian.

Dia tidak lahir lewat pertengkaran kita, karena itu, mengapa mereka harus menonton komedi liar rumah kita. Anak yang melihat orang tua nya bertengkar, bingung harus memihak siapa.

Membela ayah, bagaimana ibunya. Membela ibu, tapi itu ‘kan bapak saya.
Ketika anak mendengar ayah ibunya bertengkar :

* Ibu : “Saya ini cape, saya bersihkan rumah, saya masak, dan kamu datang main suruh begitu, emang saya ini babu ?!!!”

* Bapak : “Saya juga cape, kerja seharian, kamu minta ini dan itu dan aku harus mencari lebih banyak untuk itu, saya datang hormatmu tak ada, emang saya ini kuda ????!!!!”

* Anak : “…… Yaaa …ibu saya babu, bapak saya kuda …. terus saya ini apa ?”

Kita harus berani berkata : “Hentikan pertengkaran !” ketika anak datang, lihat mata mereka, dalam binarannya ada rindu dan kebersamaan. Pada tawanya ada jejak kerjasama kita yang romantis, haruskah ia mendengar kata bahasa hati kita ???

5. Kalau marah jangan lebih dari satu waktu shalat.

Pada setiap tahiyyat kita berkata : “Assalaa-mu ‘alaynaa wa ‘alaa’ibaadilahissholiihiin” Ya Allah damai atas kami, demikian juga atas hamba hambamu yg sholeh ….

Nah andai setelah salam kita cemberut lagi, setelah salam kita tatap isteri kita dengan amarah, maka kita telah mendustai Nya, padahal nyawamu ditangan Nya.

OK, marahlah sepuasnya kala senja, tapi habis maghrib harus terbukti lho itu janji dengan Ilahi …. Marahlah habis shubuh, tapi jangan lewat waktu dzuhur, Atau maghrib sebatas isya … Atau habis isya sebatas….??? Nnngg .. Ah kayaknya kita sepakat kalau habis isya sebaiknya memang tidak bertengkar …

6. Kalau kita saling mencinta, kita harus saling mema’afkan,

Tapi yang jelas memang begitu, selama ada cinta, bertengkar hanyalah “proses belajar untuk mencintai lebih intens”

Ternyata ada yang masih setia dengan kita walau telah kita maki-maki.

Ini saja, semoga bermanfa’at, “Dengan ucapan syahadat itu berarti kita menyatakan diri untuk bersedia dibatasi”.

*Selamat tinggal kebebasan tak terbatas yang dipongahkan manusia pintar tapi bodoh*

http://myunique.multiply.com/journal/item/3



 
Mar
14
    
Posted (Lia) in Bacaan Tuk Direnungkan on Maret-14-2009

Puisi tercipta dari romantika kehidupan

Dan jadi kilas balik untuk kehidupan
bacalah untuk direnungkan……

Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang
Sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata, semoga kamu memimpikan orang seperti itu…

Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan
Tetapi acap kali kita terpaku terutama pada pintu yang tertutup,
Sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan untuk kita
Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya

Tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya
Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati
Cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat.
Kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi.
Pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia.
Dan uang yang cukup untuk membeli segalanya..

Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan didalam dirinya.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dam mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat,
Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba
Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.!!!

Cinta dimulai dengan sebuah senyuman
Bertumbuh dengan sebuah perhatian
Dan berakhir dengan sebuah tetesan airmata
Hanya perlu waktu semenit untuk menaksir seseorang
Sejam untuk menyukai seseorang
Sehari untuk mencintai seseorang, tapi
Diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang

Bermimpilah tentang apa yang kamu impikan
Pergilah ketempat-tempat kamu ingin pergi
Jadilah seperti yang kamu inginkan
Karena kamu hanya memiliki satu kehidupan
dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang kamu inginkan
Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain.
Apabila hal itu menyakitkan hatimu,
sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang lain pula.

Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik,
mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.
Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya,
sebab keelokan paras dapat menyesatkan.
Jangan pula tertarik kepada kekayaannya karena kekayaan dapat musnah
Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatnya tersenyum,
karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah.

Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya…

http://iqbalir.blogspot.com/2005/01/puisi-cantik-untuk.html



 
Mar
13
    
Posted (Lia) in Bacaan Tuk Direnungkan on Maret-13-2009

Nasihat ini mengajarkan pada calon suami-istri untuk bisa mempelajari kenyataan hidup bahwa kebahagiaan bahtera rumah tangga hanya bisa digapai dengan pergaulan yang baik dan lemah lembut antar keduanya. Pergaulan yang baik akan mampu menghantarkan pasangan suami intri kepada masa – masa bahagia dan kehidupan yang menyenangkan.

Nasihat Untuk Calon Istri

Jagalah kemuliaanmu. Jangan pernah kamu menyakiti ayah dan ibumu. Bila kau menikah, maka hormatilah suamimu dan hargailah ucapannya. Jaga kehormatan suamimu karena engkau adalah laksana pakaian baginya yang mampu menampakkan kebaikannya dan menutupi kekurangannya. Pergunakanlah waktu kedatangannya dari pekerjaannya. Jadilah kau orang yang menyenangkannya dengan senyum dan kasih sayangmu padanya. Jangan pernah kau durhaka pada suami dalam keadaan apapun, khususnya di saat ia sedang dalam kondisi sulit. Ingatlah, wanita dikatakan sebagai golongan yang paling mudah mendapatkan surga sekaligus paling mudah mendapatkan bagian neraka. Mudah baginya memasuki surga karena dia hanya perlu berbuat kebaikan dan taat kepada suaminya dan mudah baginya mendapat balasan neraka apabila ia mendurhakai dan menghina suaminya sendiri. Oleh karenanya, peluang inilah yang harus kau rebut dengan taat dan menghargai suamimu. Keras kepala dari kedua belah pihak hanya bisa diselesaikan dengan pemutusan hubungan suami isteri dan itu sangat tidak baik untukmu. Edifikasikan keluarganya dengan semua yang baik. Hormatilah ibunya dan ketahuilah bahwa ia tetap menjadi ibunya walau ia kini telah menjadi suamimu. Allah telah mewajibkan suamimu untuk tetap taat kepada ibunya dan mencintainya dengan tulus sebagaimana kelak anak keturunanmu pun diwajibkan hal yang sama terhadapmu. Hormati pula ayahnya dan jadikanlah ia laksana ayahmu.

Anak – anakmu adalah bagian dari tubuh dan darahmu. Jadikanlah prioritas utamamu untuk dapat merawat mereka dengan penuh kasih. Jadikanlah pula mereka generasi yang bahagia dan mencintai negerinya dan keluarganya. Engkau adalah ratu di rumahmu dan kau mengendalikan kerajaan kecil di rumahmu. Karenanya siapkanlah kemampuan hingga kau mampu menanggung amanat tersebut dan kaupun kelak mendapatkan keridhoan Ilahi.

Nasihat Untuk Calon Suami

Jadilah kau raja di rumahmu. Cintailah isterimu dengan tulus dan jadikanlah ia sebagai ratumu. Buat ia bangga menjadi permaisuri di kerajaanmu dengan berlandaskan cinta kasih dan ketaatan kepada Allah SWT. Berikanlah dirinya makanan yang cukup dan persembahkan untuknya beragam jenis pakaian. Belikan untuknya minyak wangi karena wanita menyukai minyak wangi. Buatlah dirinya bahagia selama kau hidup dan berilah nafkah yang baik dan halal untuk isteri dan anak – anakmu.

Sesungguhnya seorang istri laksana cermin bagi suaminya dan menjadi bukti akan apa yang diusahakannya dalam mencapai kebahagiaan ataupun kesengsaraan. Engkau adalah laksana pakaian baginya yang mampu menampakkan kecantikan diri dan pribadinya serta menutupi setiap kekurangannya. Jangan terlalu keras dalam rumah tanggamu karena isteri diciptakan dari tulang rusukmu, bagian dari dirimu. Tulang rusuk berada di tempat yang terlindung sehingga isterimu pun ada untuk kau lindungi. Sebagaimana tulang rusuk yang bengkok, berwasiatlah yang baik terhadap isterimu karena jika engkau keras dalam meluruskan maka ia akan patah dan jika engkau biarkan maka selamanya ia akan bengkok.

Engkau adalah imam dan pemimpin dalam keluarga sehingga berilah contoh yang baik. Sikap lemah lembut akan mampu menggetarkan hati wanita disaat ia melakukan suatu kesalahan ataupun saat ia melakukan satu perbuatan buruk. Berikanlah apapun yang diinginkannya selama kau mampu mewujudkannya. Berikan pula padanya kesenangannya hingga ia pun akan menyenangkanmu dan membuatmu bahagia. Bila tidak demikian maka hidupmu akan hancur berantakan. Dekatkan dirimu kepadanya dan panggillah dirinya dengan panggilan yang menyenangkan. Ingatlah, sebaik apapun istri yang Allah kirimkan untukmu, kalau pikiranmu sibuk membayangkan tentang kekurangannya maka engkau akan dapati kekurangan dan keburukan sebanyak yang engkau sanggup untuk mencatatnya. Akan tetapi jika engkau menyibukkan diri melihat kelebihan dan kebaikannya, maka engkau akan dapati kebaikan sebanyak yang ada pada dirinya dan itu akan membahagiakan hidupmu. Oleh karena itu, hormatilah dirinya dan tunjukkanlah rasa kasih sayangmu yang konsisten.

Disamping itu, sayangi dan hormati orang tuanya sebagaimana orang tuamu sendiri. Kemudian jangan sekali – kali membuat ibumu marah kepadamu karena rintihannya akan langsung didengarkan oleh Allah dan kaupun akan mendapatkan hukuman – Nya.

http://blog.iqbalir.com/archives/2006/01/nasihat-untuk-calon-suami-istri/



 
Mar
12
    
Posted (Lia) in Bacaan Tuk Direnungkan on Maret-12-2009

Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walau apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita.

Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.

Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat :
“Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil”

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu.

Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak…

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna



 
Mar
11
    
Posted (Lia) in Doaku on Maret-11-2009

Ya Allah….

bantu kami berdua untuk bisa saling memahami dengan baik

agar kami terhindar dari kesalahpahaman yang dapat menghancurkan semua impian kami

bantu hamba untuk mengerti dan memahami laki-laki yang telah Engkau pilihkan

hamba sadar….

menyamakan pendapat dari dua kepala yang berbeda tidaklah mudah

beri hamba kesabaran untuk terus belajar memahami dan mengerti seperti apa pribadi orang yang hamba cintai

beri hamba keikhlasan atas apa yang telah menjadi pilihan hamba

hamba ridha ya Rabb….

untuk menjadi pendamping yang benar-benar bisa mengabdi dengan baik bagi suami hamba

hamba ridha atas apa yang telah Engkau pilihkan untuk hidup hamba

jangan biarkan hamba terus mendzalimi orang yang mencintai dan menyayangi hamba sepenuh hati

beri hamba kemampuan untuk membalas semua cinta dan sayang yang telah diberikannya dengan lebih baik

Ya Allah…

hanya kepadaMu lah hamba mohon pertolongan…

bimbinglah hamba selalu….



 
Mar
10
    
Posted (Lia) in Doaku on Maret-10-2009

Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat (Al-Baqarah:153)

Ya Allah…

begitu sederhananya ayat ini

tapi tidak begitu dengan pelaksanaannya

aku benar-benar menyadari bahwa melaksanakan keduanya dengan istiqamah benar-benar perlu niat yang kuat

shalat?

insyaallah aku akan selalu jaga shalat aku…

sabar?

ternyata tak sesimpel tulisannya yang hanya terdiri dari 5 huruf

aku masih merasa kesulitan unutk bisa jadi orang yang sabar

aku masih sering mendzalimi orang-orang yang aku sayangi karena ketidaksabaranku

ampuni aku ya Rabb…

bantu aku untuk terus belajar menata emosiku

agar aku bisa menjadi orang yang sabar….

agar aku tak lagi berbuat dzalim karena ketidakmampuanku mengendalikan amarah



 
Mar
10
    
Posted (Lia) in Bacaan Tuk Direnungkan on Maret-10-2009

Tidak ada kebebasan bagi perempuan dari umat mana pun, kecuali jika setiap laki-laki dalam umat itu merasa bahwa perempuan mempunyai kehormatan. Sehingga jika ada seorang perempuan dilecehkan maka semua orang akan menyelamatkannya. Seakan-akan kehormatan seluruh laki-laki yang ada dalam masyarakat itu telah dilecehkan. Pada saat itulah perempuan tersebut menjadi bebas. Bukan semata-mata bebas, melainkan karena ia dijaga oleh berjuta-juta laki-laki.

Inner Beauty - Dr. Khalid Jamal

Eh… ada nama hunnyku lhoooo…..



 
Mar
09
    
Posted (Lia) in Bacaan Tuk Direnungkan on Maret-9-2009

Bukankah engkau wahai saudariku….
selalu menginginkan dan mencari kecantikan dan berusaha untuk menggapainya?
bukankah engkau menginginkan keindahan mata…?
yakni agar warna putih di matamu benar-benar putih dan warna hitamnya benar-benar hitam
bukankah keindahan kulitmu terletak pada kejernihan dan putihnya
jernih bagai yaqut dan putih bagaikan marjan
bersinar bagai mutiara dalam kerang yang tidak pernah tersentuh tangan
bukan pada warna dan coraknya
keindahan tubuhmu terletak pada tersembunyinya, bukan terletak pada terbukanya
keindahan usiamu terletak pada kedewasaannya, bukan kekanak-kanakan
keindahan cintamu terletak pada ketaatan yang sempurna
tidak ambisius terhadap selain yang engkau cintai
dan tidak ridha kecuali kepada suamimu
bukan terletak pada jumlah yang dicintai
sinar kecantikan yang sebenarnya itu antara langit dan bumi ketika matahari terbit
bukan pada kecantikan yang di buat-buat dan kemanjaan palsu



 
Feb
28
    
Posted (Lia) in Doaku on Februari-28-2009

semakin hari…

semakin aku mengerti mengapa Engkau kirimkan dia untukku

aku belajar banyak hal darinya

aku yang seringkali ceroboh dalam hal apapun

belajar untuk selalu hati-hati dan tenang

aku yang seringkali berpikir negatif tentang sesuatu

mulai belajar untuk bisa lebih jernih memikirkan semuanya

karena dia selalu berpikir positif terhadap semua hal

dia punya cara sendiri untuk membuatku berubah

untuk membuatku lebih baik

bukan dengan perintah…

tapi dengan contoh, dengan sikap yang memang ada di dirinya

aku seperti mendapatkan semua darinya

aku dapetin sosok teman, sahabat, kakak

dia adalah guruku, guru untuk membuat hidup lebih bermanfaat

guru untuk membuatku jadi pribadi yang lebih baik

aku bersyukur diberi kesempatan untuk dekat dengannya

insyaallah menghabiskan sisa umur dengannya

terima kasih Ya Rabb

akhirnya aku mengerti kenapa Engkau kirimkan ia padaku

agar aku bisa belajar bagaimana bersikap baik

apa itu kerja keras

apa itu bersabar

apa itu memberi

apa itu ikhlas

dan apa itu mencintai

terima kasih….

semoga memang dialah yang Engkau catatkan di takdirku untuk selalu menemani perjalanan hidupku selanjutnya….



Your Ad Here